Susi Pudjiastuti Sebut Pacuan Kuda Pantai Cuma di Inggris, Pemuda Gayo: Di Takengon Sudah Lama

Iwan Bahagia

Ads - After Post Image

Gayo Lut, AyokeGayo - Pemuda Kecamatan Bintang, Aceh Tengah, Junaifi, menanggapi pemberitaan tentang Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, yang mengatakan pacuan kuda satu-satunya di dunia yang digelar di pantai hanya ada di Inggris, di Indonesia Pangandaran.

Menurut Junaifi, jika yang dimaksud pantai tepi laut, benar adanya di Inggris, tetapi jika “pantai” itu adalah danau, maka pacuan kuda yang digelar di tepi danau pernah digelar hanya di Gayo, Aceh Tengah.

“Kalau kita baca pernyataan Bu Susi, hanya di Inggris, kalau pantai tepi laut benar adanya. Tetapi jika di tepi danau, hanya pernah digelar di Danau Lut Tawar, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah,” kata Junaifi.

Menurutnya, pacuan kuda di Pante Menye, Kecamatan Bintang, pernah dilakukan beberapa kali secara rutin, dan itu bisa jadi sejarah di Indonesia, bahkan internasional, pacuan kuda yang digelar di tepi Danau Lut Tawar.

“Mungkin Bu Susi bisa lebih melihat Gayo yang ada di Aceh, kami pernah menggelar pacuan kuda di tepi danau selama beberapa tahun, meski paska Covid-19, pacuan kuda tradisional di Pantai Menye tidak pernah lagi dilakukan,”sebut Junaifi, Minggu (8/24/2025).

Dijelaskan Junaifi, pacuan kuda tradisional Gayo di Aceh Tengah pada sepuluh hingga puluhan puluh tahun yang lalu, digelar sekali di Aceh Tengah, mulai dari di Musara Alun, Takengon, sampai dipindahkan ke Blang Bebangka. Baru beberapa tahun kemudian digelar dua kali, yang awalnya dilaksanakan even resmi Pemkab pada bulan Agustus, kini sudah dua kali pada peringatan HUT Kute Takingen.

“Nah selama beberapa tahun, pernah ada pacuan kuda yang lain masuk kalender Pemkab, yakni pacuan kuda tradisional Gayo di pinggir Danau Lut Tawar, tepatnya di Pantai Menye, sebelah timur dari ibu Kota Takengon,” ungkap Junaifi.

Iapun tak menapik, ada beberapa alasan pacuan kuda di Pantai Menye tidak lagi dilaksanakan. Namun ke depan, bukan tidak mungkin menjadi agenda rutin.

“Maksud saya di sini, ya meluruskan atau menambahkan pernyataan Bu Susi Pujiastuti tentang referensi pacuan kuda di pinggir “pantai”. Bahwa di Aceh, tepatnya di area Pantai Menye, tepi Danau Lut Tawar, Kecamatan Bintang, pernah ada pacuan kuda tradisional Gayo, bisa jadi satu-satunya di Indonesia, dan satu-satunya di dunia,” ungkap Junaifi.

Untuk diketahui, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan, di dunia hanya ada dua arena pacuan kuda yang berada di pinggir pantai. Dua tempat itu ialah di Inggris dan di Legok Jawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

"Pacuan kuda Legok Jawa satu-satunya di Indonesia yang berada di pinggir pantai. Di luar negeri juga tidak banyak. Hanya di Inggris," ujar Susi seusai menonton pacuan kuda Indonesia’s Horse Racing (IHR)-Merdeka Cup 2025 di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Minggu (24/8/2025), seperti diberitakan Kompas
Com.

“Kalau kita baca pernyataan Bu Susi, hanya di Inggris, kalau pantai tepi laut benar adanya. Tetapi jika di tepi danau, hanya pernah digelar di Danau Lut Tawar, Kecamatan Bintang, Aceh Tengah,” kata Junaifi.

Menurutnya, pacuan kuda di Pantai Menye, Kecamatan Bintang, pernah dilakukan beberapa kali secara rutin, dan itu bisa jadi sejarah di Indonesia, bahkan internasional, pacuan kuda yang digelar di tepi Danau Lut Tawar.

“Mungkin Bu Susi bisa lebih melihat Gayo yang ada di Aceh, kami pernah menggelar pacuan kuda di tepi danau selama beberapa tahun, meski paska Covid-19, pacuan kuda tradisional di Pantai Menye tidak pernah lagi dilakukan,”sebut Junaifi.

Dijelaskan Junaifi, pacuan kuda tradisional Gayo di Aceh Tengah pada sepuluh hingga puluhan puluh tahun yang lalu, digelar sekali di Aceh Tengah, mulai dari di Musara Alun, Takengon, sampai dipindahkan ke Blang Bebangka. Baru beberapa tahun kemudian digelar dua kali, yang awalnya dilaksanakan even resmi Pemkab pada bulan Agustus, kini sudah dua kali pada peringatan HUT Kute Takingen.

“Nah selama beberapa tahun, pernah ada pacuan kuda yang lain masuk kalender Pemkab, yakni pacuan kuda tradisional Gayo di pinggir Danau Lut Tawar, tepatnya di Pantai Menye, sebelah timur dari ibu Kota Takengon,” ungkap Junaifi.

Iapun tak menapik, ada beberapa alasan pacuan kuda di Pantai Menye tidak lagi dilaksanakan. Namun ke depan, bukan tidak mungkin menjadi agenda rutin.

“Maksud saya di sini, ya meluruskan atau menambahkan pernyataan Bu Susi Pujiastuti tentang referensi pacuan kuda di pinggir “pantai”. Bahwa di Aceh, tepatnya di area Pantai Menye, tepi Danau Lut Tawar, Kecamatan Bintang, pernah ada pacuan kuda tradisional Gayo, bisa jadi satu-satunya di Indonesia, dan satu-satunya di dunia,” ungkap Junaifi.

Untuk diketahui, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan, di dunia hanya ada dua arena pacuan kuda yang berada di pinggir pantai. Dua tempat itu ialah di Inggris dan di Legok Jawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

"Pacuan kuda Legok Jawa satu-satunya di Indonesia yang berada di pinggir pantai. Di luar negeri juga tidak banyak. Hanya di Inggris," ujar Susi seusai menonton pacuan kuda Indonesia’s Horse Racing (IHR)-Merdeka Cup 2025 di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Minggu (24/8/2025), seperti diberitakan Kompas
Com.

Bagikan:

Ads - After Post Image

Tinggalkan komentar