Ini Penyebab Harga Kopi Gayo Pecah Rekor Tahun 2025

Iwan Bahagia

Ads - After Post Image

TAKENGON, AYOKEGAYO - Harga gelondong kopi (Cherry) Arabika Gayo kini memasuki rekor tertinggi di Aceh Tengah, Bener Meriah dan sebagian kecil di Gayo Lues.

Betapa tidak, harga gelondong Kopi Arabika Gayo mencapai 240.000 per tem, atau 24.000 per kilogram.

Jumlah tersebut merupakan rekor tertinggi selama perdagangan kopi asal tanah Gayo itu berlangsung.

Menurut salah seorang pengusaha kopi, Iwannitosa Putra, beberapa alasan naiknya harga cherry karena banyaknya permintaan dari berbagai pihak.

"Barang kurang, permintaan banyak, banyak eksportir harus menutup kontrak," Kata Iwannitosa, melalui pesan whatsapp, Rabu (22/10/2025).

Selain itu sebut Iwan, pasokan kopi dari sejumlah negara di dunia juga berkurang karena berbagai alasan, tak terkecualu kopi arabika dari Gayo, Aceh.

"Harga dunia juga mahal karena produksi dunia juga berkurang. Selain itu pengaruh perubahan iklim di beberapa negara, sebutnya.

"Sementara itu, harga kopi dunia terus merangkak naik, yang diperkirakan berlangsung hingga akhir Tahun 2025.

Perdagangan hari ini di pasar New York terus bergerak naik dan potensi fluktuatif bisa terjadi sampai akhir tahun," sebut Iwantosa.

Imbas dari kenaikan harga itu, jelas Iwannitosa, para pengusaha harus mengikuti tren harga yang berkembang di lapangan.

Meski demikian, harga kopi yang kian melambung menurutnya, sangat menguntungkan petani sehingga perlu dilakukan peningkatan produktifitas.

"Dampak lain kita harus bersama-sama meningkatkan produktifitas, agar pertambahan ekonomi petani semakin baik," pungkas Iwannitosa.

Pantauan Ayokegayo, mayoritas harga perdangan kopi gelondong, untuk Bener Meriah sekitar 240.000 per tem, atau 24.000 per kilogram, sementara dibeberapa lokasi di Aceh Tengah, harga kopi berkisar 220.000 per tem, atau 22.000 perkilogram, namun di sejumlah desa di Aceh Tengah, ada pula yang menjual mirip harga di Bener Meriah.

Bagikan:

Ads - After Post Image

Tinggalkan komentar