“Goa ini merupakan salah satu bukti kehidupan manusia prasejarah di Dataran Tinggi Gayo yang diperkirakan berusia sekitar delapan ribu tahun. Temuan seperti alat batu, gerabah berhias, hingga anyaman rotan menjadi petunjuk bagaimana kehidupan dan kebudayaan leluhur Gayo berkembang,” ungkap Khalis dihadapan para mahasiswa IAIN Takengon pada kesempatan itu.
Khalis juga mengapresiasi langkah IAIN Takengon yang menjadikan situs tersebut sebagai laboratorium belajar sejarah dan budaya bagi mahasiswa.




